1. PENGERTIAN TELEMATIKA
Telematika dalam bahasa yunani berarti
“Telematique” oleh Simon Nora dan Alain Minc pada tahun 1978. Telematika
merupakan teknologi komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik yang memiliki
kemampuannya menstransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan
jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaraan
suara (telepon, musik), huruf, gambar, dan data atau kombinasi-kombinasinya.
Teknologi digital memungkinkan hal itu tersebut terjadi juga jasa telematika
ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk
keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet). Telematika singkatan dari TELEkomunikasi
MultimediA InformaTIKA.
Perkembangan Telematika:
1. Periode Rintisan(1970-1980an)
2. Periode Pengenalan(1990an)
3. Periode Aplikasi(2000an)
2. ARSITEKTUR YANG TERKAIT
Arsitektur Telematika adalah
sebuah aplikasi yang secara logika berada diantara Application Layer dan TCP/IP
yang dapat meningkatkan hubungan jaringan komunikasi dengan teknologi
informasi.
Pada arsitektur telematika dibagi
menjadi 3 bagian diantaranya:
1. Arsitektur telematika dari
sisi Client.
Arsitektur dari sisi Client mengarah kepada
pelaksanaan data pada browser sisi koneksi HTTP. Dimana salah satu
contohnya adalah JavaScript dari sisi eksekusi client dan cookie dari sisi
penyimpanan pada client.
2. Arsitektur telematika dari
sisi Server.
Arsitektur dari sisi Server ini mengarah
pada server Web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu
harus mendukung. Contohnya yaitu penggunaan CGI script sisi server khusus tag
tertanam di halaman HTML; tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk
mengeksekusi.
3. Arsitektur telematika dari
sisi Client-Server
Client- Server dikembangkan oleh
berbagai perusahaan software besar seperti Lotus, Microsoft, Novell, Baan,
Informix, Oracle, PeopleSoft, SAP, Sun, dan Sybase. Dimana,
Perusahaan-perusahaan tersebut telah menjadi perusahaan komputer yang stabil
dan besar pada era ini. Client-Server dibagi menjadi 3 bagian yaitu:
a. Arsitektur Single-Tier
Yaitu semua komponen produksi dari sistem
dijalankan pada komputer yang sama. Karakteristik dari Single-Tier yaitu:
Sederhana dan alternatifnya sangat
mahal.
Membutuhkan sedikit perlengkapan
untuk dibeli dan dipelihara.
Kelemahan pada keamanan dari
arsitektur ini yaitu rendahnya dan kurangnya skalabilitas.
b. Arsitektur Two-tier
Yaitu antarmuka pengguna ditempatkan di lingkungan desktop dan
sistem manajemen database. Biasanya
dalam sebuah server, yang lebih kuat merupakan mesin yang menyediakan layanan
bagi banyak klien. Pengolahan informasi dibagi antara sistem interface
lingkungan dan lingkungan server manajemen database. Arsitektur ini lebih aman
dan terukur daripada single-tier. Karena mempunyai database pada komputer yang
terpisah meningkatkan kinerja keseluruhan situs. Kelemahannya adalah biaya yang
mahal dan arsitektur yang kompleks.
c. Arsitektur Three-tier
Arsitektur ini untuk mengatasi
kelemahan arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, middleware
digunakan antara sistem user interface lingkungan client dan server manajemen
database lingkungan. Middleware ini di implementasikan dalam berbagai cara
seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server.
middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database
pementasan. selain itu middleware juga menambahkan penjadwalan dan prioritas
untuk bekerja di kemajuan. Three-tier client-server arsitektur fungsinya untuk
meningkatkan performa untuk jumlah pengguna yang besar serta meningkatkan
fleksibilitas ketika dibandingkan dengan pendekatan dua tingkat.
3. LAYANAN TELEMATIKA
Layanan Telematika yaitu layanan
dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem
telekomunikasi untuk mengirimkan data. Salah satu contoh telematika adalah
internet. Jenis-jenis layanan telematika dibagi menjadi 4 bagan diantaranya:
a. Layanan Telematika di Bidang Informasi
Yaitu Layanan yang memberikan kemudahan untuk mengakses berbagai
informasi yang dibutuhkan sebagai penunjang keputusan, memberikan wawasan
sehingga dapat menggunakan informasi untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi.
Contohnya yaitu Weather atau yang biasa disebut Laporan cuaca.
b. Layanan Telematika di Bidang
Keamanan
Yaitu Layanan yang memberikan fasilitas
keamanan untuk menjaga suatu data dan informasi pada jaringan sehingga berjalan
pada tempatnya dan data tidak terhapus. Contohnya yaitu Internet Security dan
Antivirus.
c. Layanan Telematika di Bidang
Context Aware dan Event-Based Context-awareness
Yaitu kemampuan layanan network
untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari
pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang
sesuai dengan parameter-parameter itu. Contohnya yaitu Location-based service.
d. Layanan Perbaikan Sumber
Yaitu layanan yang berfungsi untuk penemuan layanan utilitas yang
diperlukan. Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan
dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika yaitu orang yang melakukan
aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika
sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah,
dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya. Contohnya yaitu
Yellow pages service.
4. FITUR PADA ANTARMUKA TELEMATIKA
Yaitu salah satu layanan yang
disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem
operasi.
GUI(Graphical User Interface),yaitu tipe antarmuka yang digunakan
oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar
grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device)
seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas
dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).
CLI(Command Line Interface), yaitu tipe antarmuka dimana pengguna
berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan
perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan
baris-baris tertentu.
Fitur-fitur pada antarmuka
telematika:
- Aplikasi Berbasis Web (berteknologi internet)
- video conference
5. TEKNOLOGI ANTARMUKA TELEMATIKA
Berikut ini ada 6 fitur teknologi
antarmuka telematika:
- HUD(Head Up Display), yaitu sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya.
- TUI(Tangible User Interface), yaitu antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik.
- Computer Vision, yaitu ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar).
- Browsing Audio Data, yaitu metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera.
- Speech Recognition, yaitu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition).
- Speech Synthesis, yaitu hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras.